eIQ Data: Gmail Layanan Email Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Ditulis oleh: Rara Kinasih on March 29, 2018

Pentingnya email marketing untuk pertumbuhan bisnis dan kenyataan dengan lebih dari separuh marketing di Asia Tenggara menggunakan beberapa bentuk otomatisasi seperti triggering email, sangat penting untuk mengetahui channel dan platform apa yang disukai pelanggan di wilayah jangkauan mereka.

Sebuah survei dari JakPat, salah satu platform survei terbuka di Indonesia, mengungkapkan bahwa Gmail dari Google adalah layanan email terkemuka di Indonesia yang digunakan oleh 96% responden diikuti oleh Yahoo! Mail dengan 56% pengguna.

Survei JakPat menunjukkan mayoritas dari 987 responden menggunakan dua atau lebih akun email, hingga sebanyak lima, tetapi sebagian besar responden mengklaim menggunakan Gmail paling banyak. 9% responden menggunakan domain email yang diberikan oleh tempat kerja atau universitas, 8% menggunakan Outlook dan 4% menggunakan layanan email iCloud.

Sumber: JakPat, Which and Why: E-mail Service and Web Browser of Choice, Jan 19, 2017, n=987 respondents who use email aged 16-39

Popularitas Gmail di Indonesia memberikan beberapa keuntungan bagi para marketinng. Pertama, perusahaan dapat memanfaatkan iklan pada bagian atas Gmail atau yang disebut Gmail ads

Iklan interaktif ini terlihat sangat normal seperti email biasa dan memiliki desain yang responsif, membuat iklan tersebut terlihat menarik bahkan saat terlihat di smartphone. 

Gmail ads muncul dalam berbagai format – sebuah single image atau katalog – menawarkan opsi kepada perusahaan untuk lebih kreatif mengenai pesan apa yang akan mereka sampaikan kepada konsumen mereka.

Iklan pada inbox atau kotak masuk juga menawarkan berbagai opsi penargetan – segmen afinitas, topik, interest, dan penargetan pengguna yang telah menerima email yang berisi kata kunci kontekstual. Ini juga memungkinkan penargetan berdasarkan domain email, termasuk dari pesaing atau kompetitor mereka.

Kedua, Gmail membuat pemuatan gambar lebih aman beberapa tahun lalu yang berarti bahwa gambar dalam email ditampilkan secara default dan pengguna dapat melihat foto atau promosi yang lengkap penuh informasi. Perhatikan, masih ada pilihan bagi pengguna untuk menonaktifkan gambar untuk pesan masuk.

Platform perangkat lunak ecommerce seperti Shopify juga menawarkan beberapa integrasi dengan Gmail, misalnya, menambahkan formulir kontak yang dapat disesuaikan ke toko online Anda.

Sementara JakPat ingin mengetahui apakah kebiasaan penggunaan email berbeda di antara siswa dan karyawan, namun tidak ditemukan perbedaan yang signifikan.

Dua pertiga responden menyebutkan membuat akun media sosial atau akun ecommerce sebagai salah satu tujuan utama untuk menggunakan email, alasan kedua hanya untuk yang sesuai.

Di antara alasan yang lain disebutkan bahwa penggunaan email adalah untuk mengetahui adanya notifikasidari media sosial yang aktif (44%) dan menerima promosi belanja (31%).

Hal lain yang harus citatat: 

  • 81% responden menggunakan ponsel untuk memeriksa email baru sementara hanya 19% menggunakan komputer dan memeriksa email di ponsel mereka, 86% melakukannya melalui aplikasi.
  • 81% responden yang menggunakan email telah mengizinkan masuknya notofikasi dan 31% membuka kotak masuk untuk memeriksa kapan pemberitahuan tentang email baru muncul.
  • Setengah dari responden memeriksa email mereka dua kali dan lebih dalam sehari, 13% melakukannya sekali sehari.

Data JakPat tentang frekuensi penggunaan email bertentangan dengan temuan dari Laporan Digital 2017, yang menyatakan hanya 14% responden di Indonesia memeriksa email mereka setiap minggu. Perbedaan signifikan dapat dijelaskan oleh metodologi survei yang berbeda, termasuk demografi dan penyebaran geografis.

Dukungan luar biasa untuk Gmail, yang digunakan tidak hanya sebagai layanan email pribadi, tetapi juga kekuatan korespondensi bisnis kemungkinan besar menjadi kenyataan.

Bisnis dan digital agency harus selalu mengikuti perkembangan fitur Google baru yang akan memungkinkan mereka untuk mengoptimalkan upaya pemasaran mereka seperti iklan Gmail untuk berkomunikasi dengan audience di Asia Tenggara mereka.

Comments are closed.