Bagaimana Cara Asia Tenggara Merayakan Pesta Ecommerce Akhir Tahun? Hasil dari Single’s Day dan Online Revolution Meninggalkan Cerita Baik

Ditulis oleh: Cynthia Luo on February 15, 2018

Setelah hari belanja online terbesar berakhir, penelitian dari Google dan Temasek memprediksi bahwa Asia Tenggara tahu sekali tentang bagaimana seharusnya menjadi sebuah sumber tenaga digital yang memiliki nilai lebih dari $200 miliar hanya dalam waktu 8 tahun. Bagaimana kebiasan para konsumen tentang Single’s day mengingat seluruh usaha yang dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen dan mempromosikan belanja online.

Dari informasi ekslusif terbaru yang diberikan oleh perusahaan kepada ecommerceIQ, berikut laporan dari Google yang mengkorelasikan dengan hasil yang sebenarnya.

Kampanye Lazada Group untuk Single’s Day dan Online Revolution:

  • Single’s Day (11.11) menghasilkan $123 miliar dolar AS gross merchandise value (GMV), 171% pertumbuhan year-on-year
  • Pembeli memesan 6.5 juta barang, 191% pertumbuhan year-on-year
  • Menjual 12 limited edition Volkswagen Beetles dalam 20 meant, harga satu mobil senilai RM 112.112 ($27,441) selama Lazada Malaysia Online Revolution (12.12)
  • Produk Apple dipesan secara resmi di Lazada dimana menjadikan Lazada sebagai reseller online, membuka shop-in-shop (SiS)

11street Malaysia

  • Pemesanan meningkat 600% pada produk cross-boarder, peningkatan 400% untuk total pemesanan (dibandingkan dengan hari biasa)
  • Produk terpopuler: GPS, aksesoris smartphone, Smartphone, TV, tiket taman bermain
  • Kunjungan ke website dua kali lipat, 85% berasal dari mobile

Shop 9.9 Mobile Shopping Day

Pemesanan meningkat 350%, traffic meningkat 500%

  • Produk terpopuler: kuas make up, smart watch, canvas backpacks
  • 7 juta chat, 30.000 penjual berpartisipasi
  • Barang paling banyak dipesan oleh satu pembeli adalah 218 barang
  • Lebih lanjut disini

Hasil dari kampanye diskon besar-besaran tahun lalu berjalan dengan baik seiring dengan prediksi dari Google & Temasek dalam laporan keterangan e-Conomy SEA mereka:

  • Penjualan ecommerce dari barang baru akan mencapai $10.9 miliar GMV di tahun 20117, meningkat dari $5.5 miliar di tahun 20115 (karena pemain besar seperti Lazada, Shopee, dan Tokopedia)
  • Ekonomi Internet Asia Tenggara akan mencapai $50 miliar di tahun 2017, meningkat di angka 27% CAGR
  • Setidaknya akan ada 330 juta pengguna internet aktif pada akhir 2017, 90% dari mereka adalah pengguna smartphone
  • Ketertarikan pencarian terhadap brand ecommerce akan meningkat lebih dari dua kali dalam waktu dua tahun untuk aktivitas promosi dan investasi marketing oleh pemain regional/ global ecommerce dan co-marketing initiatives dengan top brands dalam dunia elektronik, fashion dan FMCG.

Semua hal tersebut menjadi akhir yang baik di tahun 2017 bagi semua pemain ecommerce, investor dan pelanggan di Asia Tenggara. Stay tuned untuk prediksi ecommerce 2018.

Untuk chart dan graphic lebih lancet mengenai ecommerce di Asia Tenggara, silakan cek database kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *